hari bumi april

Sejarah Peringatan Hari Bumi

Peringatan Hari Bumi Sedunia adalah  hari pengamatan tentang bumi yang diperingati secara internasional setiap tahunnya pada tanggal 22 April. Awal dihelatnya Hari Bumi bertujuan untuk meningkatkan apresiasi dan kesadaran manusia terhadap planet yang ditinggali oleh manusia saat ini.

Debut Hari Bumi

hari bumi
glennbeck.com

Pertama kali dicanangkan oleh Senator Amerika Serikat, Gaylord Nelson, pada tahun 1970. Dia adalah seorang pengajar di bidang disiplin ilmu lingkungan hidup. Tanggal ini sebenarnya bertepatan dengan waktu musim semi di daerah Northern Hemisphere pada belahan Bumi utara dan waktu musim gugur pada belahan Bumi selatan.

Di Indonesia, peringatan atau perayaan Hari Bumi sebenarnya belum banyak diketahui oleh kalangan masyarakat. Hal ini berbanding terbalik dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang selalu diperingati setiap tanggal 5 Juni. Secara fundamental memang tidak terdapat perbedaan antara Hari Bumi Sedunia dengan Hari Lingkungan Sedunia. Hal yang paling membedakan antara dua hari besar itu adalah sejarahnya saja.

Hari Bumi awalnya diprakarsai oleh masyarakat serta diperingati oleh LSM dan organisasi di bidang pelestarian lingkungan hidup, sedangkan Hari Lingkungan Sedunia diperingati berdasarkan Konferensi UN tentang Lingkungan hidup yang berlangsung pada 5 Juni 1972 di Stockholm.  Tanggal konferensi tersebut kemudian ditetapkan menjadi Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

hari bumi april
bartchilton.com

Indonesia berpartisipasi dalam konferensi tersebut dan diwakili oleh Prof. Emil Salim yang menjabat sebagai Kepala Bappenas. Hari Lingkungan Hidup Sedunia dianggap lebih resmi dan sering diperingati oleh masyarakat maupun pemerintah di sejumlah negara di dunia. Tujuan dasar dari kedua peringatan hari besar tersebut adalah untuk merangsang kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup yang semakin hari semakin rusak.

Sekilas tentang sejarah Hari Bumi, peringatan ini awalnya dirayakan setiap tanggal 20 Maret. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sendiri hingga saat ini merayakan Hari Bumi internasional setiap tanggal 20 Maret.

Hal tersebut merujuk pada sebuah tradisi yang dicanangkan aktivis perdamaian John McConnell pada tahun 1969. Yaitu, hari di mana matahari tepat di atas khatulistiwa atau yang sering disebut Ekuinoks Maret.

Setahun setelahnya, yaitu pada 1970, salah seorang Senator Amerika Serikat, Gaylord Nelson kembali mencanangkan Hari Bumi pada 22 April. Nelson yang juga merupakan pengajar lingkungan hidup awalnya prihatin melihat ulah manusia yang semakin tidak peduli dengan alam.

Karena itu, dia berusaha untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu lingkungan. Caranya, dengan mengajak masyarakat agar menyempatkan diri dalam satu hari khusus untuk kegiatan pelestarian lingkungan.

Sejak saat itu, peringatan Hari Bumi pun terus menyebar hingga ke 200 negara dengan jutaan perayaan di seluruh dunia. Uniknya, tanggal 22 April ini  bertepatan pula dengan musim semi di Northern Hemisphere di belahan bumi utara dan musim gugur di belahan bumi selatan

Leave a Comment