persekusi adalah

Persekusi Itu Apa? Berikut Ulasan dan Pengertian yang Mencerahkan

Belakangan ini media diramaikan dengan pemberitaan mengenai persekusi. Sebenarnya persekusi itu apaan sih?

Persekusi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai pemburuan sewenang-wenang terhadap seorang atau sejumlah warga dan disakiti, dipersusah, atau ditumpas. Jika menurut wikipedia, persekusi (bahasa Inggris: persecution) adalah perlakuan buruk atau penganiyaan secara sistematis oleh individu atau kelompok terhadap individu atau kelompok lain, khususnya karena suku, agama, atau pandangan politik.

Persekusi Adalah

persekusi adalah

 

Persekusi adalah salah satu jenis kejahatan kemanusiaan yang didefinisikan di dalam Statuta Roma Mahkamah Pidana Internasional. Timbulnya penderitaan, pelecehan, penahanan, ketakutan, dan berbagai faktor lain dapat menjadi indikator munculnya persekusi, tetapi hanya penderitaan yang cukup berat yang dapat dikelompokkan sebagai persekusi.

Secara khusus, esiklopedia hukum terbitan NOLO membagi  jenis-jenis kekerasan yang termasuk persekusi. Diantaranya:
Kekerasan fisik: Termasuk pemukulan, pemborgolan, pengikatan anggota tubuh, penyetruman, pemeriksaan tubuh secara paksa, atau jenis kekerasan lain, baik menimbulkan luka serius ataupun tidak,
Penyiksaan: Termasuk perkosaan (amit-amiit) hingga penindasan mental,
Pelanggaran HAM: Termasuk membunuh dan memperbudak,
Ancaman: Terutama, bila ancamannya serius atau sampai menimbulkangangguan psikologis,
Penahanan tanpa dasar hukum: Contohnya, dilarang pergi dari suatu tempat tanpa persetujuan hakim atau campur tangan pihak berwajib,
Diskriminasi: Misalnya, ngelarang warga keturunan tertentu untuk dapet pekerjaan tertentu,
Gangguan psikologis: Termasuk, intimidasi dan tindakan lain yang mengganggu mental seseorang.

Pembagian Persekusi

persekusi adalah
instagram.com

Pada  kasus yang baru-baru ini terjadi, persekusi dimulai dari media sosial yang menjadi alat sekelompok orang untuk memobilisasi massa dalam upaya untuk mengintimidasi pihak tertentu yang dianggap telah membuat status di media sosial yang menyinggung kelompok ataupun tokoh tertentu dan yang paling fatal adalah menyinggung Tuhan yang dianut.

Jika ditelusuri akar dari masalah ini karena inisiatif penegakan hukum yang terkesan abu-abu. Walhasil, ujaran kebencian kian bertebaran dan sebagian pihak yang dirugikan.

Kita tentu berharap masalah ini akan segera usai, dan pemegang kendali hukum jatuh kepada orang yang adil. Amin

 

 

 

Leave a Comment