Telkomsel Dihack

Sudah kesekian kalinya situs provider yang sebagian sahamnya diakuisisi Singapura ini diretas.   Beberapa tahun silam dilaporkan bahwa pembobol server Telkomsel bukan Hacker tapi Phreaker.

 

Dilansir dari Tribunnews.com, tepatnya pada tahun 2012 silam. Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri menangkap tujuh orang pelaku pembobol pulsa elektrik Telkomsel langsung melalui server provider.

Modus pencurian pulsa tersebut terendus setelah Telkomsel mengaudit keuangan yang menunjukkan kejanggalan antara jumlah pulsa dengan nominal uang yang diterima. Diduga para pelaku merupakan orang-orang yang  sama. Namun kali ini, yang diserang erat terkait dengan melambungnya biaya internet.

Berdasarkan kasus sebelumnya, mekanisme tindakan kriminal ini pasca berhasil menjebol server penjualan pulsa elektrik, para pelaku lantas mempromosikannya di kaskus dan pembeli pun mulai berdatangan. Kemudian kejahatan ini baru diketahui saat provider melakukan audit dan melihat perbedaan antara jumlah pulsa dengan uang yang diterima.

tokopedia.com

Setelah menelusuri dan menyelidiki kurang lebih satu bulan, polisi akhirnya menangkap tujuh pelakunya. Mereka semuanya ditangkap di Jakarta. Ketujuh tersangka tersebut memiliki tugas masing-masing, FAS bertugas sebagai bobol server, AH berperan membantu FAS membobol server dan melakukan pencurian pulsa yang dijual kepada langganan.

Ada pun MS membantu FAS menjebol server dan yang  menyiapkan script untuk fasilitasi pencurian pulsa, SP membantu melakukan penjebolan server, menyiapkan skrip, mencuri dan menjual pulsa, DYW berperan sebagai penjebol server, mencuri dan menjual pulsa, IA berperan memasarkan pulsa, dan LK membantu AH menjual pulsa, menerima dan menyimpan uang hasil penjualan pulsa elektrik masuk ke rekening. Sampai saat ini, situs utama Telkomsel masih sulit diakses. Otomatis beragam layanan yang terkait dengan telkomsel masih belum bisa bekerja secara optimal.